Sejarah Desa Saronggi tidak banyak dijelaskan dalam hasil pencarian, namun terdapat sejarah asal-usul desa-desa di sekitar Saronggi, seperti Desa Tanjung, Desa Tanah Merah, Desa Patean, dan Desa Muangan, yang menunjukkan perkembangan kawasan Saronggi yang juga menjadi lokasi tradisi keagamaan seperti Kong Jukongan.
Berikut adalah beberapa informasi terkait sejarah di kawasan Saronggi:
-
Sejarah Desa Tanjung:Sejarahnya berkaitan dengan seorang pertapa bernama Agung So'on yang berasal dari Paroppo Pamekasan Batu Ampar dan kemudian menikah dengan seorang wanita dari Desa Langsar.
-
Dikenal dengan tradisi keagamaan Kong Jukongan yang melibatkan masyarakat bersama-sama menuju pesisir untuk memanjatkan doa dan sholawat, memohon keberkahan rezeki dan keselamatan.
-
Asal-usul Desa Patean dan Muangan:Diceritakan bahwa Kiai Abdurrahman membunuh seekor anjing yang dibuang ke arah selatan, di mana tempat itu kini dikenal sebagai Desa Muangan.
-
Perkembangan Kawasan:Kawasan Saronggi juga berkembang seiring dengan adanya tradisi keagamaan dan perkembangan desa-desa di sekitarnya, seperti yang dijelaskan dalam kisah Kiai Abdurrahman dan desa-desa lain seperti Patean dan Sendir.
Meskipun sejarah spesifik Desa Saronggi tidak tertulis dalam hasil pencarian, keberadaan tradisi dan perkembangan desa-desa di sekitarnya memberikan gambaran mengenai sejarah kawasan tersebut.